Negeri Asal Sepakbola, Cina Atau Inggris?

Misalnya, para pemain sepak bola yang berasal dari negara-negara pecahan Yugoslavia. Secara umum, perpecahan yang dialami Yugoslavia memunculkan Perang Balkan yang dilatarbelakangi oleh konflik etnis dan agama.

Perseteruan antara Korsel dan Jepang masih berlanjut bahkan setelah keduanya menjadi tuan rumah. Momen menarik terkait perselisihan antar suku bangsa juga sempat terjadi pada saat pertandingan sepak bola. Beberapa pesepak bola kerap mengekspresikan pandangan politiknya di tengah lapangan saat pertandingan sepak bola berlangsung.

Tim ini disebut dengan berbagai nama termasuk Euskal Herriko Selekzioa, Selecci? Tim ini bernama Euskadiko Selekzioa sampai 2007, ketika berubah nama menjadi Euskal Herriko Selekzioa. Hal ini juga dapat dianggap sebagai tim sepak bola resmi regional dari Basque Country Otonomi Komunitas. Mereka tidak berafiliasi dengan FIFA atau UEFA dan oleh sebab itu, hanya diperbolehkan untuk memainkan pertandingan persahabatan.

Korea Selatan dan Jepang tidak dapat dikatakan sebagai tetangga yang rukun. Sejarah yang kelam di belakang mereka membuat hubungan keduanya tidak akur. Isu-isu seperti kekejaman penjajahan Jepang di Korea, budak seks Korea, dan kunjungan rutin ke Kuil Yasukuni selalu menjadi pemicu ketegangan antara kedua negara ini.

Saat itu, laporan tentang pembantaian etnis Albania bermunculan khususnya pada tahun 2008 ketika Kosovo memerdekakan diri. Sementara Kosovo merupakan bekas provinsi Serbia dengan mayoritas etnis Albania yang merdeka sejak tahun 2008, namun tidak diakui Serbia. Berawal dari serangkaian pertandingan kualifikasi Piala Dunia 1970, hubungan Honduras dan El Salvador semakin memburuk dan memicu perang. Perang pun akhirnya pecah. Pada tanggal 14 Juli 1969, Angkatan Bersenjata El Salvador menginvasi Honduras. Kedua negara tetap saling melancarkan perang propaganda dan memobilisasi angkatan bersenjata masing-masing dan menempatkannya di perbatasan kedua negara.

Maka ketika kedua negara yang sering berselisih ini berusaha menjadi tuan rumah Piala Dunia 2002, konflik kembali muncul. Pernyataan kontroversial kerap muncul, seperti tuduhan Jepang berlaku barbar dalam proses bidding oleh ketua Asosiasi sepak bola Korea Chung Moon-Jon. Persaingan yang ketat antara Korsel dan Jepang membuat FIFA memutuskan untuk menunjuk keduanya sebagai tuan rumah Piala Dunia 2002, salah satu alasannya karena FIFA tidak mau memilih satu negara daripada negara lainnya.

Dalam perang tersebut juga terjadi diskriminasi hingga genosida terhadap etnis Albania, Bosnia, dan Kosovo yang dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah Serbia, sehingga menyisakan permusuhan antara etnis-etnis tersebut. Albania merupakan negara yang bukan merupakan bagian dari Yugoslavia namun memiliki banyak populasi etnis Albania di wilayah negara eks Yugoslavia seperti Serbia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *